Sekarang Pakai KDE 4.8.4

 Widya Walesa  |  2012/06/20 04:56:16 WIB  |  2016/07/28 19:39:19 WIB

kdeKDE 4.8.4 bukan barang baru lagi. Coba saja tanya pak Willy. Tapi gara-gara habis upgrade ke KDE 4.8.4 dan bosan dengan tampilan standar desktopnya, saya mengubah sedikit tataletak widget desktop. Boleh dibilang jadi mirip dengan Ubuntu. Tak apalah, yang penting bukan Unity Ubuntu.

Mengembalikan Konfigurasi Driver OpenSource ATI Radeon

 Widya Walesa  |  2012/05/08 20:18:49 WIB  |  2016/07/24 00:34:03 WIB

AMD RadeonMungkin banyak yang belum mengetahui bahwa sampai tulisan ini saya buat, driver AMD Catalyst atau yang sering disebut dengan FGLRX untuk linux tidak kompatibel dengan Xorg terbaru di Slackware-current. Slackware-current pada tanggal 5 Mei 2012 telah memperbarui Xorg ke versi 1.12.1. Pengembang AMD berharap dukungan ke Xorg 1.12.x dan kernel 3.2.x (dan seterusnya) akan ada di versi AMD Catalyst versi 12.5. Sebelumnya dukungan tersebut diprediksi akan muncul di versi 12.4,t etapi ternyata meleset dan versi 12.4 hanya berisi perbaikan pada beberapa kesalahan kode driver. Sepertinya bakal lebih lama daripada perkiraan banyak pihak. Jadi pengguna AMD di linux, bersabarlah.

UEFI Secure Boot - Solusi Microsoft Yang Paling Gak Mutu

 Widya Walesa  |  2012/01/17 02:40:12 WIB  |  2016/07/28 19:40:18 WIB

UEFI LogoPernahkah anda membeli sebuah barang dan setelah membeli anda diminta untuk menandatangani kontrak hak guna atau kontrak hak pakai barang yang mewajibkan anda untuk menggunakan barang sesuai aturan pakai dan sebagainya? Saya kira kita semua pernah melakukan hal tersebut. Meskipun tidak secara langsung atau secara riil melakukan gerakan menandatangani sebuah perjanjian, tetapi saat kita membeli barang tersebut, kita akan langsung terkena perjanjian mengikat tersebut. Tetapi harus diingat bahwa klausul kontrak tersebut harus mengikuti beberapa aturan.

KDE 4.7.4 - NetworkManager Bug Fix

 Widya Walesa  |  2011/12/12 18:28:38 WIB  |  2020/08/15 07:32:26 WIB

logo-kde-114.pngBeberapa hari yang lalu Eric Hameleers merilis paket-paket KDE versi 4.7.4 yang merupakan versi terakhir untuk KDE keluarga 4.7. Seperti biasa proses upgrade tidak mengalami kendala apapun alias perintah:

# upgradepkg --reinstall --install-new deps/*.t?z
# upgradepkg --reinstall --install-new kde/*.t?z

lancar-lancar saja dalam menyelesaikan tugasnya.

Masalah mulai muncul sehabis reboot dan login ke KDE 4.7.4 tersebut. Ternyata KDE networkmanagement yang menggunakan backend NetworkManager tidak dapat menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya. Tidak ada daftar perangkat jaringan yang dapat digunakan. Plasmoid networkmanagement tidak dapat mengaktifkan layanan NetworkManager. Sehingga saya tidak dapat terhubung ke jaringan nirkabel di rumah.

Segera saya buka KDE System Settings karena curiga akan sesuatu hal. Dan benar saja, layanan NetworkManager tidak terdaftar sebagai penyedia informasi jaringan di bagian Information Sources. Padahal KDE desktop termasuk plasmoid akan menggunakan sumber informasi yang disediakan oleh KDE Information Sources tersebut. Beberapa orang termasuk saya sudah melaporkan hal tersebut ke Eric Hameleers melalui blognya.

Setelah terjadi diskusi cukup panjang, akhirnya disimpulkan bahwa telah terjadi kesalahan dalam proses pembuatan paket kde-workspace yang tidak terhubung dengan NetworkManager. Sepertinya Eric Hameleers lupa meng-install NetworkManager terlebih dahulu sebelum membuat paket kde-workspace sehingga KDE tidak dapat menggunakan layanan jaringan yang disediakan oleh NetworkManager. Solusinya sederhana saja, cukup membuat ulang paket kde-workspace menggunakan skrip SlackBuild yang disediakan bersama paket-paket KDE 4.7.4 tersebut untuk menghubungkan kde-workspace dengan NetworkManager. Kemudian install ulang kde-workspace menggunakan paket yang dibuat ulang tersebut. Reboot dan login. Selesai.

Buat rekan-rekan yang tidak ingin membuat ulang paket kde-workspace, Eric Hameleers sudah memperbarui paket kde-workspace miliknya dan sudah diunggah ke servernya. Kami juga sudah mensinkronkan daftar paket terbaru tersebut dan siap diunduh kapanpun dari sini:

URL: http://ftp.paudni.kemdiknas.go.id/alien-kde/4.7.4/

Alamat tersebut mendukung metode unduhan menggunakan protokol HTTP, FTP, dan RSYNC.

NetworkManager dan KDE networkmanagement 0.9

Selain solusi dari Eric Hameleers, ternyata dengan meng-install NetworkManager 0.9.x dan KDE networkmanagement 0.9.x juga dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Hanya saja terdapat beberapa perbedaan konfigurasi mendasar dengan versi sebelumnya (0.8.x) yang menyebabkan beberapa jaringan nirkabel yang pernah tercatat di NM seperti menghilang. Tetapi saya lihat NM dan KDE networkmanagement versi 0.9.x memang memiliki fitur-fitur yang lebih baik daripada versi 0.8.x. KDE networkmanagement 0.9.x memiliki UI informasi dan konfigurasi yang lebih lengkap dan menurut saya lebih intuitif daripada GNOME NetworkManager. Silakan nilai dari gambar-gambar berikut:

Jadi tidak ada salahnya untuk dicoba.

Buat yang ingin mencoba NM dan KDE networkmanagement versi 0.9.x, dapat menggunakan paket buatan saya yang dapat diunduh dari alamat ini:

URL: http://202.148.9.222/pub

Terima kasih untuk Bapak Michael Daranto yang sudah mengijinkan saya menggunakan mesinnya :-D

Selamat mencoba

Slackers Mengharapkan Kehadiran Kernel 3.2

 Widya Walesa  |  2011/11/23 17:50:47 WIB  |  2016/07/29 01:42:26 WIB

slackware_logo.pngMenarik untuk dicermati. Slackers yang ikut serta dalam poll saya mulai dua minggu yang lalu kebanyakan memilih kernel 3.2 sebagai kernel standar di Slackware yang akan datang. Seri kernel 2.6 dan 3.0 hanya didukung oleh masing-masing dua pemilih, sedangkan seri kernl 3.1 hanya didukung oleh 3 pemilih. 13 pemilih lainnya mengharapkan kehadiran kernel 3.2.

Apakah ini berarti massa slackers sudah benar-benar mencoba menjadi bagian dari komunitas teknologi masa depan? Mengganti kebiasaan Slackware yang selalu berjalan pelan tapi pasti dengan sesuatu yang sangat progresif bisa jadi melanggar sesuatu yang ditabukan di Slackware. Saya sendiri berharap dengan tindakan progresif tersebut maka dukungan Slackware terhadap perangkat dan teknologi yang lebih maju dapat diperoleh pengguna Slackware. Jadi label bahwa Slackware itu jadul bisa diubah sedikit demi sedikit.

Tetapi apakah hal ini akan benar-benar terjadi? Hanya Tuhan dan Patrick Volkerding yang tahu.